√ Pengertian Ulir dan Bagian-Bagian Ulir [Materi Lengkap]

Ulir merupakan salah satu bentuk yang sangat berguna dalam kehidupan. Contohnya digunakan pada mur dan baut sebagai sambungan serta pemindah daya pada mesin-mesin. Setiap jenis ulir memiliki fungsi yang berbeda-beda.

Dalam pembuatan suatu produk yang memiliki ulir, seorang operator dan perancang harus tau ulir apa yang harus digunakan. Maka dari itu kami membuat artikel ini untuk membantu mengidentifikasi jenis ulir operator atau perancang bisa menentukan ulir apa yang digunakan.

Istilah-istilah pada ulir

istilah pada ulir
catshop.me

1. Diameter Mayor

Merupakan diameter terbesar pada ulir. Contohnya pada ulir metris M8x1, maka diameter mayornya adalah 8 mm.

2. Diameter Minor

Merupakan diameter terkecil pada ulir. Contohnya pada ulir metris M8x1, maka diameter minornya adalah 8-1=7 mm.

3. Diameter Pitch

Merupakan diameter yang berada diantara diameter mayor dan minor. Pada diameter inilah ulir luar dan ulir dalam saling bersinggungan.

4. Pitch

Merupakan jarak antara puncak ulir.

5. Kisar (lead)

Merupakan jarak yang ditempuh ulir dalam satu putaran.

6. Crest

Merupakan puncak ulir atau permukaan dari diameter mayor.

7. Root

Merupakan bagian dasar dari ulir atau permukaan dari diameter minor.

8. Depth

Merupakan kedalaman ulir atau jarak tegak lurus dari root dan chest.

9. Thread angel

Merupakan sudut ulir yang berada diantara crest.

10. Flank

Merupakan permukaan sisi pada ulir. Terletak diantara crest dan root.

11. Helix angle

Merupakan sudut helix dari ulir. Cara mengukurnya dengan mengambil garis tegak lurus dengan sumbu utama ulir, kemudian hitung sudut antara garis tegak lurus dengan kemiringan ulir.

Jenis Ulir

Jenis ulir ada berbagai macam sehingga dapat memberikan fungsinya secara maksimal. Berikut ini jenis-jenis ulir :

A. Berdasarkan arah putarannya

ulir kanan dan kiri
bergara.eus

1. Ulir kanan

Ulir dengan putaran kanan. Jenis ulir yang paling umum digunakan oleh masyarakat. Contohnya mur atau baut dengan ulir kanan.

Cara mengencangkannya dengan diputar searah jarum jam atau ke kanan. Cara melepasnya diputar berlawanan arah jarum jam atau ke kiri.

2. Ulir kiri

Ulir dengan putaran kiri. Jenis ulir ini biasanya digunakan untuk kebutuhan khusus. Contohnya pada pedal sepeda.

Cara mengencangkannya dengan diputar berlawanan arah jarum jam atau ke kiri. Cara melepasnya diputar searah jarum jam atau ke kanan.

B. Berdasarkan letaknya

1. Ulir Luar

ulir luar
mattech.nl

Ulir yang terletak pada permukaan luar benda kerja. Disebut juga male threads (ulir laki-laki). Contohnya ulir pada baut, botol dan poros pembawa pada mesin bubut.

2. Ulir Dalam

ulir dalam
trimantec.com

Ulir yang terletak pada permukaan dalam atau lubang benda kerja. Disebut juga female threads (ulir perempuan). Contohnya ulir pada mur, tutup botol, dan pada lubang komponen mesin.

C. Berdasarkan bentuk ujungnya

ujung ulir
trimantec.com

1. Ulir meruncing

Ulir yang diameter ujungnya lebih kecil daripada pangkalnya.

2. Ulir paralel atau lurus (straight)

Ulir yang diameter ujung dan pangkalnya sama.

D. Berdasarkan bentuk ulir

1. Ulir Segitiga

Ulir segitiga merupakan ulir yang paling sering digunakan pada sambungan mur dan baut. Ulir ini bisa dibuat menggunakan tap, snei, mesin bubut, mesin frais, dan lain-lain. Ulir segitiga dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

a. Ulir metris atau metric
ulir metris
bayuwiro.net

Ulir dengan sudut puncak 60°. Ulir ini menggunakan satuan mm. Memiliki lambang “M”, anda bisa lihat pada tap atau snei. Contohnya tap dengan ukuran ulir M8x1, artinya digunakan untuk membuat ulir dengan diameter mayor ulir 8 mm dan kisar ulir 1 mm.

b. Ulir whitworth
ulir whitworth
bayuwiro.net

Ulir dengan sudut puncak 55°. Ulir ini memiliki satuan inch. Memiliki lambang “W”. Contohnya ulir whitworth dengan ukuran W 38“x20, artinya digunakan untuk membuat ulir whitworth dengan diameter mayor 3/8″dengan 20 ulir setiap inch.

2. Ulir segiempat

ulir segiempat
bayuwiro.net

Ulir dengan bentuk segi empat cocok digunakan untuk menahan beban tinggi. Contohnya pada kolom mesin frais atau bor. Panjang kisarnya adalah dua kali panjang segiempatnya.

Ulir ini memiliki tingkat efisien yang lebih tinggi dibanding dengan ulir trapesium. Karena tidak memiliki sudut miring pada ulirnya, tidak memiliki tekanan radial dan tekanan pecah.

3. Ulir trapesium atau trapezoid

ulir trapesium
bayuwiro.net

Ulir dengan bentuk trapesium merupakan ulir yang memiliki kekuatan tinggi dan cukup mudah dalam pembuatannya. Contohnya pada leadscrews atau poros pembawa untuk proses penguliran dengan mesin bubut.

Ulir ini memiliki kemiringan pada bentuk ulirnya. Sehingga mendapatkan tekanan radial dan tekanan pecah yang menyebabkan ulir ini mudah terkikis pada saat digunakan.

4. Ulir trapesium siku-siku (buttress threads)

ulir buttress
bayuwiro.net

Ulir buttress merupakan ulir yang digunakan untuk menahan gaya dorong aksial pada satu arah. Permukaan yang menahan beban adalah permukaan yang tegak lurus terhadap sumbu utama ulirnya. Ulir ini dirancang khusus untuk superior hydraulic seals.

5. Ulir radius (Knuckle threads)

ulir radius
bayuwiro.net

Ulir dengan bentuk radius merupakan ulir yang tahan lama. Dengan bentuknya yang melingkar, ulir ini tidak mudah terkikis atau menyebabkan kebocoran.

Jenis ulir ini biasanya diaplikasikan pada pekerjaan penambangan, pada rem dan kopling kereta api.

E. Berdasarkan jumlah kisar

1. Ulir tunggal

ulir tunggal
rofiq26.blogspot.com

Ulir tunggal adalah ulir yang memiliki panjang kisar sama dengan panjang satu pitch. Jadi kesimpulannya, setiap satu putaran ulir, akan menggeser benda kerja sejauh satu pitch. Misal ulir tunggal metris M81, satu putaran ulir akan menggeser benda kerja sejauh 1 mm.

2. Ulir Ganda

ulir ganda
rofiq26.blogspot.com

Ulir ganda adalah ulir yang memiliki panjang kisar lebih dari panjang satu pitch. Jadi kesimpulannya, setiap satu putaran ulir, akan menggeser benda kerja sejauh lebih satu pitch.

Bisa dua pitch, tiga pitch atau lebih. Ulir ganda bisa dibuat untuk kelipatan bilangan bulat. Misal ulir ganda dua metris M8x1, satu putaran ulir akan menggeser benda kerja sejauh 2 mm.

F. Berdasarkan standarisasi

1. NPT/NPTF Thread Type – National Pipe Tapered Fuel

Jenis ini umumnya digunakan di daerah Amerika Utara. Dikenal dengan ujungnya yang semakin meruncing yang dapat mengunci dengan kuat.

Ketika ulir ini disambungkan atau disatukan, flank pada ulir ini akan tertekan hingga sangat rapat. Sehingga memiliki tingkat kebocoran yang rendah.

2. BSP Thread Type – British Standard Pipe

Jenis ini digunakan di seluruh Eropa. Jenis ulir ini digunakan secara internasional untuk menghubungkan atau menyegel ujung pipa. Ulir ini memiliki dua jenis, yaitu BSPP untuk ulir paralel dan BSPT untuk ulir meruncing atau tapered

3. JIS Tapered Pipe Thread Type – PT

Jenis ini mirip dengan jenis BSPT dan dapat diganti juga dengan jenis BSPT. Ulir ini sangat cocok untuk menyegel karena memiliki tingkat kebocoran yang lebih rendah.

4. SAE Thread Type – Straight Thread O-Ring Boss

Jenisini dapat digunakan untuk menyegel karena memiliki ring atau cincin Buna-N 90-durometer. Merupakan jenis ulir yang sangat handal dan dapat digunakan berulang kali.

5. Metric Tapered/Parallel Thread Type

Jenis ini yang sering kita gunakan dalam kehidupan. Memiliki satuan mm dan memiliki lambang “M”. Contoh kode dari ulir ini adalah M8x1.

Tinggalkan komentar

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: