Jangka Sorong

Jangka sorong merupakan salah satu alat ukur panjang yang sering digunakan dalam bidang fisika maupun industri. Dengan menggunakan alat ukur ini, penggunanya bisa mengetahui ukuran suatu benda secara presisi.

Karena alat ini memiliki tingkat ketelitian yang cukup tinggi. Pada kesempatan kali ini kita akan bahas secara lengkap semua hal yang berkaitan dengan jangka sorong.

Pengertian Jangka Sorong

Jangka sorong adalah salah satu alat yang digunakan untuk mengukur jarak antara dua bidang pada benda kerja. Umumnya digunakan untuk pengukuran benda kerja di bidang industri.

Fungsi jangka sorong

Jangka sorong termasuk alat ukur yang multifungsi dalam penggunaannya. Dikatakan sebagai alat ukur multifungsi karena dapat digunakan untuk mengukur :

  1. Ketebalan
  2. Panjang benda kerja
  3. Diameter luar
  4. Diameter dalam
  5. Kedalaman suatu step

Bagian-Bagian Jangka Sorong

bagian bagian jangka sorong

Untuk lebih jelasnya anda bisa simak gambar bagian-bagian jangka sorong berikut ini untuk memudahkan anda dalam memahami setiap bagian jangka sorong. Jangka sorong terdiri dari beberapa bagian, antara lain :

  1. Rahang Dalam,  digunakan untuk mengukur dimensi luar dari benda kerja.
  2. Rahang Luar, digunakan untuk mengukur dimensi dalam dari benda kerja.
  3. Ekor / Depth Probe, digunakan untuk mengukur kedalaman sebuah step pada benda kerja. Misalnya untuk mengukur kedalaman suatu lubang pada benda kerja atau jarak antara bidang yang bertingkat.
  4. Skala Utama (mm), digunakan untuk menyatakan ukuran utama suatu benda dalam bentuk satuan milimeter (mm).
  5. Skala Utama (Inch), igunakan untuk menyatakan ukuran utama suatu benda dalam bentuk satuan inch. Skala ini terletak di bagian atas dekat rahang luar.
  6. Skala Nonius (mm), berfungsi untuk menyatakan ukuran tambahan suatu benda dalam bentuk satuan milimeter (mm).
  7. Skala Nonius (inch), berfungsi untuk menyatakan ukuran tambahan suatu benda dalam bentuk satuan inch.
  8. Sekrup Pengunci, berfungsi untuk menahan rahang geser jangka sorong
  9. Pengubah / Thumb Screw, berfungsi untuk menggeser skala nonius pada saat proses pengukuran benda kerja. Bagian ini biasanya disentuh menggunakan ibu jari.

Cara menggunakan Jangka Sorong

  1. Gunakan rahang dalam untuk mengukur dimensi luar. Misalnya panjang benda dan diameter luar.
  2. Gunakan rahang luar untuk mengukur dimensi dalam. Misalnya lebar celah dan diameter dalam.
  3. Gunakan ekor / depth probe untuk mengukur step antara bidang. Misalnya kedalaman.
  4. Geser skala geser sampai benar-benar mentok. Namun jangan ditekan terlalu keras.
  5. Baca hasil pengukurannya

Cara Membaca Jangka Sorong

contoh-soal-menghitung-jangka-sorong1-2

  1. Perhatikan skala utama. Lihat garis pada skala utama yang berada di sebelah kiri atau lurus dengan angka 0 pada skala nonius. Pada gambar di atas nilai skala utamanya adalah 34 mm.
  2. Perhatikan skala nonius. Cari garis skala nonius yang paling lurus atau segaris dengan skala utama. Pada gambar diatas nilai skala noniusnya adalah 0,6 mm.
  3. Jumlahkan nilai skala utama dan nonius. Sehingga hasil pengukurannya adalah 34 + 0,6 = 34,6 mm.

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai jangka sorong dan cara menggunakannya. Semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. Jangan lupa untuk share informasi ini dengan teman-teman yang lain.

Tinggalkan komentar