Mikroskop

Mikroskop merupakan salah satu alat yang sangat penting dalam suatu penelitian. Apalagi di bidang biologi, alat ini sangat berguna. Nah, disini kita akan bahas secara lengkap tentang mikroskop dan fungsinya.

Pengertian mikroskop

mikroskop monokuler
bhphotovideo.com

Mikroskop adalah suatu alat bantu optik yang digunakan untuk melihat benda yang berukuran mikro atau sangat kecil. Karena kita tahu bahwa kemampuan mata manusia itu terbatas. Sehingga untuk melihat benda mikro harus menggunakan alat bantu berupa mikroskop.

Fungsi Mikroskop

Fungsi mikroskop adalah sebagai alat bantu penelitian pada benda-benda yang berukuran sangat kecil seperti sel tumbuhan, hewan dan lainnya. Sehingga seorang peneliti bisa mendapatkan banyak informasi dalam penelitiannya.

Bagian-Bagian Mikroskop dan Fungsinya

gambar bagian bagian mikroskop dan fungsinya

Secara umum bagian-bagian mikroskop terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu bagian optik dan bagian mekanik.

Bagian Optik

Bagian optik adalah bagian mikroskop yang berfungsi untuk membuat proyeksi bayangan benda di mata kita. Yang termasuk dalam kategori bagian optik, antara lain :

1. Lensa okuler

Lensa okuler ini berfungsi untuk membentuk bayangan maya, tegak, diperbesar dari lensa objektif. Lensa ini lensa terletak dekat dengan mata observer/peneliti.

2. Lensa objektif

Lensa obyektif berfungsi untuk membentuk bayangan nyata, terbalik, dan diperbesar. Lensa ini berada di dekat objek yang diamati. Pembesaran dari lensa objektif bisa diatur dengan menggunakan revolver yang ada pada mikroskop.

3. Kondensor

Bagian yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya. Bagian ini bisa putar dan juga dinaik-turunkan.

4. Reflektor

Merupakan bagian yang berfungsi untuk memantulkan cahaya dari cermin ke objek yang diamati melalui lubang yang ada pada meja kerja. Reflektor terdiri dari 2 jenis cermin, yaitu cermin datar dan cekung.

  • Cermin datar digunakan saat cahaya yang dibutuhkan terpenuhi,
  • Cermin cekung digunakan saat kondisi kurang cahaya. Cermin cekung berfungsi mengumpulkan cahaya.

Bagian Mekanik

Sedangkan bagian mekanik adalah bagian penunjang bagian optik. Dengan bagian ini kita dapat mengatur bagian-bagian optik. Yang termasuk dalam kategori bagian mekanik, antara lain :

1. Tabung mikroskop (tubus)

Bagian ini berbentuk tabung yang berfungsi untuk mengatur fokus dan menghubungkan lensa okuler dengan lensa objektif.

2. Revolver

Bagian ini berfungsi mengatur perbesaran lensa objektif. Karena umumnya mikroskop memiliki 3 lensa obyektif yang memiliki tingkat perbesaran yang berbeda-beda.

3. Meja mikroskop atau meja kerja

Bagian inilah yang digunakan sebagai tempat untuk meletakkan objek yang diamati.

4. Diafragma

Berfungsi untuk mengatur sedikit banyaknya cahaya yang masuk. Anda dapat mengoperasikannya dengan cara diputar.

5. Makrometer (pemutar kasar)

Bagian ini berfungsi untuk menaik-turunkan tabung (tubus) mikroskop dengan cepat.

6. Mikrometer (pemutar halus)

Bagian yang berfungsi menaik-turunkan tabung mikroskop dengan lambat. Umumnya ukuran mikrometer biasanya lebih kecil dibandingkan dengan makrometer.

7. Penjepit kaca

Bagian ini berfungsi sebagai pelapis objek agar tidak bergeser-geser ketika diamati.

8. Lengan mikroskop

Bagian ini berfungsi sebagai pegangan pada mikroskop. Ketika anda ingin memindahkan mikroskop dari satu tepat ke tampat lain, anda bisa membawanya dengan memegang lengan ini. 

9. Sendi inklinasi atau pengatur sudut

Bagian yang dapat digunakan untuk untuk mengatur sudut tegaknya mikroskop.

10. Kaki / Dudukan mikroskop

Bagian yang berfungsi sebagai penyangga atau penopang mikroskop.

Jenis-jenis mikroskop

Menurut jumlah lensa okuler

1. Mikroskop Monokuler

mikroskop monokuler
bhphotovideo.com

Mikroskop ini memiliki satu tabung lensa okuler. Jenis mikroskop ini hanya mampu digunakan untuk melihat objek yang sederhana. Biasanya berupa benda yang sangat tipis atau kecil misalkan gambar penampang Sel tumbuhan ataupun hewan. Dalam menggunakan mikroskop ini anda akan melihat objek menggunakan satu mata.

2. Mikroskop Binokuler

mikroskop binokuler
bhphotovideo.com

Mikroskop ini memiliki dua tabung lensa okuler. Dimana Fungsi lensa pertama dikuatkan dengan lensa kedua sehingga mampu mempertahankan penampakan benda meski ukurannya mikro. Misalkan saja bakteri yang terdapat dalam sebuah objek pengamatan. Dalam menggunakan mikroskop ini anda akan melihat objek menggunakan kedua mata anda.

3. Mikroskop Digital

mikroskop digital
bhphotovideo.com

Mikroskop digital adalah pengembangan dari mikroskop optik tradisional yang menggunakan optik dan charge coupled device (CCD) kamera ke output gambar digital yang disambungkan ke monitor. Atau bisa dibilang menggunakan perangkat lunak yang berjalan pada komputer.

Mikroskop digital berbeda dengan mikroskop optik yang ketentuannya dalam mengamati sampel secara langsung melalui sebuah lensa mata. Karena gambar diproyeksikan langsung pada kamera CCD. Mikroskop ini sangat cocok digunakan dalam pendidikan.

4. Mikroskop Trinokuler

mikroskop trinokuler
bhphotovideo.com

Mikroskop jenis ini adalah mikroskop yang lebih canggih dibandingkan mikroskop monokuler dan binokuler mikroskop ini bisa dipasangkan dengan kamera. Sehingga bisa diamati menggunakan monitor dengan bantuan kamera dan monitor seorang peneliti dapat lebih mudah mempresentasikan objek yang sedang diamati.

Keunggulan dari mikroskop ini adalah penggunanya bisa melihat objek langsung dari lensa maupun dari monitor. Sehingga peneliti bisa mendapatkan hasil penelitian yang lebih akurat.

Menurut sumber cahaya

1. Mikroskop cahaya

mikroskop cahaya
emag.ro

Mikroskop ini menggunakan sumber cahaya berupa cahaya matahari atau lampu listrik dalam ruangan. Jenis mikroskop ini memiliki beberapa kelemahan terutama pada ketergantungannya terhadap cahaya luar.

Apabila sedang mendung atau mati listrik maka mikroskop ini tidak bisa digunakan. Sehingga penggunaannya hanya efektif untuk penelitian kecil dengan durasi waktu yang singkat.

2. Mikroskop elektron

mikroskop elektron
waseda.jp

Mikroskop ini merupakan penyempurnaan dari mikroskop cahaya dimana sumber cahaya yang digunakan berasal dari dalam mikroskop itu sendiri komponen elektrostatis dan elektrodinamis nya akan mengatur intensitas pencahayaan mikroskop Selain itu penampakan gambar yang dihasilkan jauh lebih jelas dibandingkan dengan mikroskop cahaya.

Menurut bentuk objek

1. Mikroskop Fase Kontras (PCM)

Mikroskop Fase Kontras (PCM)
microscopecentral.com

jenis mikroskop ini digunakan untuk menangkap penampakan objek hidup berukuran mikro. Biasanya digunakan untuk meneliti jaringan atau sel yang masih hidup utamanya untuk jaringan atau sel hidup yang tidak dapat ditembus ataupun diwarnai.

2. Mikroskop Medan terang (BFM)

Mikroskop Medan terang (BFM)
alibaba.com

Mikroskop ini digunakan untuk menangkap penampakan objek itu berukuran amat kecil Biasanya seperti bakteri mikro yang nyaris tak terlihat sama sekali.

3. Mikroskop Medan gelap (DFM)

mikroskop medan gelap (DFM)
tavcso.hu

Mikroskop ini kebalikan dari mikroskop Medan terang fungsinya juga sama untuk mengetahui penampakan objek mikroskop yang hidup bedanya hanya pada prinsip kerjanya saja. Mikroskop jenis ini mempunyai bagian yang dikenal sebagai cahaya dari kerucut hampa. Bagian tersebut dapat dilihat oleh mata.

4. Mikroskop pendar (FM)

mikroskop pendar
microscope.com

Mikroskop ini digunakan untuk mendeteksi keberadaan benda asing atau antigen seperti bakteri virus atau ricketsia. Untuk mikroskop biasa pastinya sulit. Karena bentuknya yang terselip di dalam protein dalam sel. Namun dengan mikroskop pendar Ini akan nampak terlihat lebih jelas.

5. Mikroskop ultraviolet (UM)

mikroskop ultraviolet
pemed.com

Mikroskop ini merupakan modifikasi dari mikroskop cahaya. Dimana cahaya yang dipakai bukan cahaya terlihat atau cahaya matahari melainkan sinar ultraviolet. Sinar ultraviolet mempunyai panjang gelombang pendek, sehingga hasil penampakannya bisa sampai dua kali lipat.

8. Mikroskop elektron transmisi (TEM)

mikroskop elektron transmisi (TEM)
vcbio.science.ru.nl

Mikroskop transmisi elektron merupakan sebuah mikroskop elektron yang cara kerjanya mirip dengan cara kerja proyektor slide. Yang mana elektron ditembuskan ke dalam obyek pengamatan. Dan pengamat mengamati hasil tembusannya pada layar.

Dalam dunia riset, Mikroskop TEM merupakan salah satu mikroskop yang penting karena menyediakan resolusi yang lebih tinggi dibandingkan SEM (Sanning Electron Microscope). Dan juga dapat memudahkan analisis ukuran atom dalam jangkauan nanometer maupun amstrong.

7. Mikroskop elektron scanning (SEM)

mikroskop elektron scanning (sem)
biotech.unl.edu

Mikroskop jenis ini digunakan untuk menangkap penampakan permukaan benda saja. Objek yang diteliti juga terbatas, hanya untuk benda konduktif saja. Selain itu penelitian harus dilakukan dalam ruang vakum. Jika dibandingkan dengan TEM, SEM beresolusi lebih rendah. Kekuatan perbesaran nya mencapai 0,1 nm.

8. Mikroskop stereo (SM)

mikroskop stereo
nexcesscdn

Mikroskop stereo memiliki kemampuan perbesaran maksimal hanya 7 sampai 30 kali saja sumber cahaya yang digunakan berupa pencahayaan elektronik lensa yang dipakai sama dengan lensa pada mikroskop cahaya cara kerjanya juga sama hanya saja hasil penampakannya berupa objek 3 dimensi jadi kita bisa melihat penampakan objek secara mendetail baik fisik maupun teksturnya secara tiga dimensi.

Cara menggunakan mikroskop

1. Keluarkan mikroskop dari kotaknya. Kemudian bawa mikroskop dengan posisi seperti ini.

posisi membawa mikroskop
kemdikbud.go.id

2. Letakkan mikroskop pada permukaan yang datar untuk memudahkan pengamatan.

3. Atur perbesaran lensa objektif menggunakan revolver. Lensa objektif harus ditempatkan pada sumbu pengamatan, agar berada pada garis yang sama dengan arah masuknya cahaya dan lensa okuler.

putar revolver untuk mendapatkan perbesaran lensa yang lain
youtube.com

2. Nyalakan lampu dan atur posisi cermin agar jumlah sinar yang diperlukan dapat terpenuhi untuk melakukan pengamatan preparat.

atur posisi cermin
youtube.com

3. Bukalah diafragma menggunakan tuas dan sesuaikan lubangnya agar sinar yang diterima mata dapat optimal. Sehingga tidak terlalu redup maupun terlalu terang. Cek melalui lensa okuler hingga seperti ini

lihat melalui lensa okuler hingga seperti ini
youtube.com

4. Pastikan lensa objektif berada cukup jauh dari meja preparat dengan cara memutar makrometer searah jarum jam.

5. Siapkan preparat yang akan diteliti.

siapkan preparat yang akan diteliti
youtube.com

6. Letakkan preparat pada meja preparat, tepat di bawah lensa objektif.

letakkan preparat pada meja preparat
youtube.com

7. Gunakan penjepit agar preparat tidak bergeser.

8. Atur meja preparat mendekati lensa objektif sampai berjarak sekitar 0.5 cm dengan menggunakan makrometer.

atur mikroskop menggunakan makrometer untuk memperjelas
youtube.com

9. Lihatlah bayangan benda melalui lensa okuler sambil menaik-turunkan meja preparat secara perlahan menggunakan mikrometer agar mendapatkan bayangan objek yang lebih jelas.

10. Lihatlah objek preparat dari arah samping. Lakukan sambil menyesuaikan lensa objektif dengan perbesaran yang lebih tinggi pada kedudukannya.

11. Pastikan lensa objektif tidak bersentuhan dengan preparat. Karena dapat merusak hasil pengamatan.

12. Fokuskan preparat dengan cara memutar mikrometer secara perlahan.

atur mikroskop menggunakan mikrometer untuk memperjelas
youtube.com

13. Jika hasil pengamatan belum terlihat jelas maka atur lagi pencahayaan. Jika perlu catatlah hasil pengamatan anda.

14. Putar revolver pada lensa objektif ke keadaan semula (perbesaran paling kecil) setelah Anda selesai melakukan pengamatan.

putar revolver untuk mendapatkan perbesaran lensa yang lain
youtube.com

15. Turunkan meja preparat dan naikkan tabung mikroskop seperti pada saat posisi awal.

16. Kemudian ambil preparat dari meja preparat.

17. Simpan kembali mikroskop pada kotak penyimpanan.

simpan mikroskop pada kotak penyimpanan
youtube.com

Demikianlah pembahasan lengkap mengenai mikroskop dan fungsinya. Setelah mempelajari ini, anda sudah siap untuk mempelajari cara menggunakan mikroskop dengan baik dan benar sesuai dengan prosedur. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Tinggalkan komentar